Ini Pendapat Saya Tentang Hasil KTT OKI di Turki, Kita Harus Lebih Keras ke Israel & Amerika

Ini Pendapat Saya Tentang Hasil KTT OKI di Turki, Kita Harus Lebih Keras ke Israel & Amerika

Ini Pendapat Saya Tentang Hasil KTT OKI di Turki, Kita Harus Lebih Keras ke Israel & Amerika

Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Konferensi Islam Luar Biasa yang diadakan di Istanbul Turki selesai sudah. Presiden Indonesia, Joko Widodo turut hadir dalam pertemuan mendesak terkait pengakuan Amerika Serikat terhadap Yerussalem sebagai Ibukota Israel.

Hal ini sangat bertentangan dengan semangat perdamaian dan kemerdekaan yang terus coba digalang untuk Palestina. Keputusan Trump ini juga banyak bertentangan dengan berbagai resolusi internasional terkait konflik penjajahan atas Palestina oleh Israel.

Para pemimpin negara yang mayoritas penduduknya adalah umat muslim bersatu padu menentang kebijakan tersebut dan terbitlah beberapa maklumat yang intinya mengutuk keputusan Donald Trump, menuntut PBB untuk menganulir kebijakan penguasa negeri Paman Sam, kemudian semua bersepakat mengakui Yerussalem Timur sebagai Ibukota Palestina dan mendesak berbagai forum internasional untuk menerima dan melegalisasi utusan Palestina yang ikut serta.

Perlu menjadi catatan memang, Indonesia wajib berjuang penuh untuk kemerdekaan Palestina, karena negara tersebut adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1945 silam

Saya sendiri berpendapat, memang sudah saatnya, negara-negara di dunia terutama negara-negara OKI bersikap lebih keras kepada Israel dan kepada Amerika yang selama ini menjadi pendukung utama Israel.

Semua keputusan yang dihasilkan konferensi OKI di Istanbul kemarin bagi Saya sangat tegas dan strategis terutama Deklarasi negara OKI yang mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. Pengakuan ini adalah bentuk perlawanan dan pukulan telak terhadap arogansi Trump.

Saya berharap keputusan OKI ini ditindaklanjuti menjadi aksi nyata dan menjadi kampanye internasional untuk melawan keputusan Trump.

Jika semua negara di dunia dan organisasi internasional melawan dengan keras keputusan Trump ini maka klaim Yerusalem adalah ibukota Israel tidak bermakna.

Selain itu kampanye internasional pembebasan dan kemerdekaan Palestina harus terus digelorakan karena ini sangat efektif untuk mewujudkan Palestina benar-benar menjadi sebuah negara yang berdaulat.

#PressRelease

1 Response

  1. Imam Addaruqutni

    Mainly Trump, now more and more people go against him and anémies even more abd more come from within America herself. Instead of making America great again, Trump even makes America plunge freely into the deep sea.

Leave a Reply

WhatsApp chat