Apakah Pantas, Dana Umat yang Mungkin Mereka Hasilkan dari Jual Sawah & Ternak Dipakai Negara Bangun Infrastruktur?

Apakah Pantas, Dana Umat yang Mungkin Mereka Hasilkan dari Jual Sawah & Ternak Dipakai Negara Bangun Infrastruktur?

Apakah Pantas, Dana Umat yang Mungkin Mereka Hasilkan dari Jual Sawah & Ternak Dipakai Negara Bangun Infrastruktur?

Katanya, Presiden Joko Widodo ingin menggunakan dana haji umat yang mencapai nominal 80 Triliun untuk keperluan pembangunan infrastruktur. Menurut Saya Presiden harus memperbaiki pola tata rencana investasi pembangunan di dalam negeri agar tidak terus menerus menimbulkan pro kontra di masyarakat.

Selain rencana ini menunjukkan kelemahan pemerintah dalam menarik investor dalam maupun luar negeri, wacana penggunaan dana umat ini juga wajib dipertanyakan dimana listing proyek pembangunan infrastruktur pemerintah yang bagus dan menguntungan sehingga investor tidak berbondong-bondong berinvestasi.

Selanjutnya, Saya juga ingin bertanya kepada kita semua, apakah pantas, dana dari umat yang mungkin mereka hasilkan dari jual sawah, dari jual ternak, atau ditabung bertahun-tahun untuk naik haji, dipakai negara untuk bangun infrastruktur? Cobalah pemerintah memikirkan kembali hal ini, karena pasti akan banyak mendapat penolakan. Janganlah terus melempar wacana dan kebijakan yang berpotensi membuat kegaduhan baru.

Seperti banyak diberitakan media massa dalam minggu ini, Badan Pelaksana Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengaku siap melaksanakan instruksi presiden untuk menginvestasikan dana haji ke proyek infrastruktur dengan janji keuntungan investasi tersebut akan mensubsidi ongkos dan biaya haji jama’ah. Saya mohon presiden dan stakeholder terkait sangat berhati-hati dalam masalah ini, karena uang tersebut adalah dana pribadi umat.

Anda setuju dana umat dialihkan atau digunakan sebagai modal pembangunan infrastruktur?

20 Responses

  1. muslimah

    Islam dan umat nya dimatisurikan, aset kekayaannya diambil … : orang beriman tidak akan melakukan hal tersebut, harusnya MALU menjadi bingkai bg orang beriman.

  2. Lisa

    Dr pada Di korupsi?? Toh dana tsb tdk hilang Tp dikembangkan agar bs mdptkan keuntungan Bukan kerugian Dan kebetulan investasi yg Bagus adlah utk membangun infrastruktur

  3. Anti

    Ga bijak itu namanya, setuju dengan pendapat Uni Fahira.Lemahnya dalam menarik Investor. Mereka yang menjual sawah dan ternaknya tidak merasakan dampak langsung manfaat dari infrastruktur tsb. Cibalah pemerintah berkaca pada penjual cilok yang mengunpulkan dana sampai akhirnya bisa naik haji. Jangan maunya instan trz,Bangsa ini perlu kerja keras untuk mencapai sesuatu.

    1. Roy Sugro

      Syariatnya minta ridho ke setiap orang yang dimana dalam dananya ada uanganya..
      1 orang saja tidak ridho maka HARAM jatuhnya…

  4. Lamanele flores

    Para pakar Islam ternyata cuma namanya doang, ilmu dan penghayatan agamanya nol besar. Dah tahu dana haji itu atas nama pribadi, jadi klo mau pake tanya kepada yang punya, bukan Depag yang menterinya aja ga ngerti islam. Jangan klo hubungan dgn uang, pemerintah ngotot tuk memanfaatkan sementara ummat Islam, Islam dan ajaran Islam terus dibiarkan oleh para pengkhiyanat NKRI.

    1. Zakirudin Chaniago

      Saya pikir itu pantas saja, krn dana haji yg sdh masuk dlm pengelolaan Badan Penyelenggara Haji Departemen Agama tsb bukan di korupsi tetapi di investasikan. Tentunya pd saat ini yg sangat tepat adalah investasi di bidang infra struktur. Benefit yg diperoleh dari investasi ini tentu bisa dikembangkan dan dimanfaatkan bagi kepentingan terkait dengan penyelenggaraan haji itu sendiri. Oleh karenanya saya pikir anda terlalu lebay bahkan sangat picik dlm menyikapi kebijakan pemerintah yg sangat bagus dan potensial ini. Kesan saya setelah mengikuti kicauan anda, sepertinya anda cocok sebagai provokator drpd sbg koordinator bang japar.
      Tolong jangan anda tambah kesemrawutan politik yang baru saja akan terbenahi dengan kicauan ngawur dan kontra produktif dari anda spt ini.

      1. Rafa

        Wong nek wes menuhankan fulus yoo pikirae koyo wong Iki..Podo Bae pemerintah seng di pikerke seng kelihatan besar², tapi yg kecil² g kelihatan bodoh amat…
        Rakyat nya saling bunuh,ibu² racunin anaknya,ibu² ngajak terjun anaknya,suami bunuh istri,istri bunuh suami,anak bunuh maknya, bapak nya bunuh maknya,kemiskinan merajalela, perceraian dimana², kemaksiatan dimana²..
        Wes pokoknya g kehitung jumlahn,yg di kira pemerintah hal² SPT itu,
        Yg penting gue bisa bangun jalan² tol dimana² LRT dimana² bandara dimana²

        Dasar pemerintahan rakus dunia
        Semoga Allah memberikan hidayah pada rezim Saiki.

  5. dedi

    sepertinya anda tidak menggunakan data yang pantas sehingga menghasilkan
    analisa yg sangat dangkal dari seorang wakil rakyat. mau dibawa kemana bangsa dan negara ini bila kualitasnya begini.

  6. Addy

    Saya rasa pantas saja sebagai wakil rakyat untuk klarifikasi, sehingga semua nya jelas. Seharusnya karena memang dana haji, ya pada akhirnya untuk membuat kemudahan dan kelancaran dalam pelaksanaan haji. Tentunya kalau bisa pelaksanaan haji jadi lebih murah.

  7. Ziyadi

    Lebih baik dana Tabungan Haji Umat Islam digunakan untuk membangun hotel dan penginapan di Mekkah dan Madinah untuk kesejahteraan para jamaah Haji tiap tahunnya, dan kalau diluar musim haji hotel dan penginapan itu bisa disewakan untuk jamaah Umroh seluruh dunia, jangan mau kalah sama malaysia.

  8. Erwan

    Kalau nggak ngerti apa maksud Pemerintah lebih baik tanyakan/tabayyun langsung ke Pemerintah agar terhindar dari dosa GHIBAH dan FITNAH. Tidak ada Pemerintah mau menyengsarakan rakyatnya.

  9. Ga pantes bun.. Perih banget mereka susah payah nabung buat dana haji seenaknya pemerintah begitu.. Astagfirullah 😭 😭 😭, bagaimana kalo mereka jadi calon jamaah haji relakah?? Saya mending umroh aja yg bayar cash langsung bisa diproses berangkat tanpa mengendap uang nya di pemerintah

  10. Surya

    Pantas Dan Tidak Pantas itu Tergantung Pola pikir masing masing…..Dana Umat Terdiampun Bisa Di korupsi ini Dana Buat Kesejahteraan dan Menunjang Pembangunan dan Dananyapun Tidak Hilang alangkah baiknya Dana Tersebut Bermanfaan untuk SEMUA Umat.

Leave a Reply