Pribadi Saleh Eyang Habibie

Pribadi Saleh Eyang Habibie

Pribadi Saleh Eyang Habibie

Sering dibacakan Al-Quran oleh ayahnya
Sisi religius dari seorang Habibie didapatkan dari ayahnya. Sejak bayi, sang ayah, Alwi Abdul Jalil Habibie, sering membacakan ayat suci Al-Quran untuk menenangkannya.

“Mendengar ayah saya baca Qur’an, saya diam. Tapi saya rasa saya diam bukan karena mengerti bahwa itu ayat suci, tapi indera pendengaran saya bertanya-tanya suara apa itu,” kata Habibie.
Ia juga bercerita bahwa kakaknya mengatakan bahwa Habibie telah pandai membaca Al-Quran sejak usia tiga tahun.

Selalu berjamaah dengan istri
Habibie mengungkapkan kenangan manis sewaktu bersama Ainun setiap menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Menurutnya, tidak pernah sekali pun dia berpisah dengan Ainun saat menjalankan ibadah tersebut.

Bagi mereka berdua, bulan puasa menjadi waktu yang tepat untuk kian menumbuhkan rasa kasih sayang di antara suami-istri. “Saya selalu bersama Bu Ainun. Shalat bersama. Selalu tiap hari ada Tarawih di sini. Kami Terawih bersama,” kata dia.

Lalu, pada saat-saat masuk waktu berbuka puasa, sementara Habibie masih sibuk bekerja di kantor, Ibu Ainun membawakannya sajian berbuka puasa. Bahkan, lanjut dia, tak jarang bu Ainun menenteng rantang berisikan berbagai makanan kesukaan Habibie untuk disantap berdua.

Rutin Ziarah ke Makam Ibu Ainun
Kepergian Ibu Ainun pada 22 Mei 2010, diakuinya merupakan ujian berat. Karena itu, ia menenangkan diri dan mengisinya dengan membaca Alquran rutin setiap malam, termasuk di Bulan Ramadhan, disertai kiriman doa bagi istri dan orangtuanya tercinta. Meski kadang-kadang, Habibie merasakan kesedihan yang mendalam, namun ayat-ayat suci membuatnya tenang dan kuat kembali.

Khusus untuk Ibu Ainun, kata dia, cintanya terus bersemayam di dalam hati yang mengantarkannya pada cinta sejati, juga cinta ilahi. Dia merasa kian dekat kepada kasih sayang Allah. “Saya sedang menulis buku. Saya dengan Ainun, bukan hanya cinta sejati. Saya namakan apa? Cinta ilahi. It’s beautiful.”

Kegiatan rutinnya setiap Jumat berziarah ke makam istrinya tercinta, almarhumah Hj Hasri Ainun Habibie. “Tiap Jumat saya ke makamnya Bu Ainun. Saya baca Yasin dan sebagainya,” kata Habibie.”

Kontribusi Eyang Habibie saat ini
Saat ini Eyang Habibie dan RAI sedang berkontribusi membangun Pesawat R80 untuk bangsa Indonesia. Yuk bantu wujudkan Pesawat R80 menghiasi langit Indonesia di kitabisa.com/fahiraidrisr80

Leave a Reply