Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menyampaikan apresiasi mendalam atas ditetapkannya kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030. Penetapan ini dilakukan dalam Musyawarah Nasional XI MUI di Jakarta, di mana KH Anwar Iskandar kembali dipercaya sebagai Ketua Umum dan KH Ma’ruf Amin kembali memimpin Dewan Pertimbangan.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran MUI yang selalu membersamai umat, memberikan panduan moral, menjaga kerukunan, dan menjadi penopang penting kehidupan kebangsaan. Kepengurusan baru ini membawa harapan besar bagi umat dan bagi Indonesia. Terima kasih karena MUI sudah menjadi penuntun umat di tengah perubahan zaman,” ujar Fahira yang juga cucu dari KH Hasan Basri, Ketua Umum MUI periode 1985–1998, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (25/11).
Senator Jakarta ini mengungkapkan, selama ini MUI berhasil menjaga keseimbangan antara tuntunan syariat dan kebutuhan kebijakan publik yang pluralistik. Fatwa-fatwa MUI terkait isu halal, zakat, ekonomi syariah, keluarga, hingga isu sosial dan lingkungan menunjukkan kedewasaan dan keluasan perspektif ulama Indonesia. Kemampuan MUI yang berhasil menjadi “Rumah Besar” umat Islam menjadi modal sosial yang sangat penting bagi persatuan nasional.
“Di masa ketika dinamika sosial, teknologi, dan tantangan ideologi semakin kompleks, MUI tetap menjadi kompas moral bagi umat. Fatwa dan panduan MUI mampu merespons kebutuhan zaman tanpa meninggalkan akar ajaran Islam,” ungkap Fahira Idris yang juga Ketua Umum Daiyat Parmusi ini.
Ke depan, doa dan dukungan dari umat akan terus mengalir kepada MUI yang menjadi pilar penting dalam menjaga kerukunan dan memelihara persatuan umat, serta menghadirkan wajah Islam yang sejuk, inklusif, dan penuh rahmat. Selain itu, MUI juga diyakini akan terus mendorong penguatan ekonomi umat melalui ekosistem halal, zakat, wakaf, UMKM, serta ekonomi syariah yang semakin strategis bagi kesejahteraan masyarakat.
“Semoga Allah memberi kekuatan kepada para ulama untuk terus menjaga umat, menciptakan kedamaian, dan membimbing bangsa menuju masa depan yang penuh keberkahan,” pungkas Fahira Idris. #





