Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026. Ia mendoakan agar seluruh pemudik diberikan kelancaran perjalanan, keselamatan, serta dapat berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman dengan penuh kebahagiaan.
“Selamat mudik kepada seluruh masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman. Semoga perjalanan berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan. Hati-hati di jalan, karena keluarga menanti dengan penuh rindu di rumah,” ujar Fahira Idris di Jakarta, Sabtu (14/3).
Menurut Senator Jakarta ini, tradisi mudik tidak hanya sekadar perjalanan pulang, tetapi memiliki makna sosial dan spiritual yang sangat kuat bagi masyarakat Indonesia. Mudik menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat ikatan keluarga dan akar sosial di kampung halaman.
Namun di tengah tingginya mobilitas masyarakat, Fahira Idris mengingatkan para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman. Pemerintah sendiri memperkirakan sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik tahun ini sehingga diperlukan kewaspadaan dan kesiapan bersama.
Untuk itu, Fahira Idris menyampaikan enam pesan penting bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Pertama, utamakan keselamatan selama perjalanan. Fahira Idris mengingatkan agar pemudik tidak memaksakan diri berkendara jika dalam kondisi lelah atau mengantuk. Perjalanan mudik sering kali memakan waktu panjang sehingga penting bagi pemudik untuk beristirahat secara berkala di rest area atau tempat yang aman.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan mengejar cepat sampai tetapi mengabaikan keselamatan,” ujarnya.
Kedua, pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan. Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi diimbau memeriksa kendaraan secara menyeluruh, mulai dari kondisi mesin, rem, hingga ban, agar perjalanan lebih aman.
Ketiga, patuhi aturan lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Menurutnya, berbagai rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah atau contraflow akan diberlakukan secara situasional untuk mengurai kepadatan kendaraan selama masa mudik.
“Pemudik sebaiknya terus memantau informasi lalu lintas dan mengikuti arahan petugas agar perjalanan tetap tertib dan lancar,” katanya.
Keempat, waspada terhadap kondisi cuaca dan potensi gangguan perjalanan. Ia mengingatkan bahwa selama periode mudik masih terdapat potensi hujan di sejumlah wilayah yang dapat memengaruhi kondisi jalan.
Kelima, pastikan rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Fahira Idris juga mengimbau masyarakat untuk memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik, mematikan kompor dan peralatan listrik yang tidak diperlukan, serta memberi tahu tetangga atau pengurus lingkungan bahwa rumah akan ditinggal sementara.
Keenam, manfaatkan berbagai fasilitas dan layanan yang telah disiapkan pemerintah selama masa mudik, seperti posko pelayanan, pos kesehatan, hingga layanan darurat yang disiagakan di berbagai jalur perjalanan.
Fahira Idris mengapresiasi pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan yang telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk memastikan kelancaran arus mudik, mulai dari pembukaan ribuan posko pemantauan transportasi hingga koordinasi lintas lembaga untuk memantau dinamika perjalanan masyarakat selama masa Lebaran.
“Makna mudik adalah kembali kepada akar, kembali kepada keluarga, dan mempererat silaturahmi. Semoga perjalanan mudik tahun ini membawa kebahagiaan bagi kita semua,” pungkas Fahira Idris.#





