Fahira Idris: Pancasila Etika Hidup Bertetangga dan Bermasyarakat
Senator Dapil DKI Jakarta
Senator Dapil DKI Jakarta

Fahira Idris: Pancasila Etika Hidup Bertetangga dan Bermasyarakat

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi etika hidup bertetangga dan bermasyarakat, terutama di kota besar seperti Jakarta yang dihuni oleh warga dengan latar belakang sosial, budaya, dan ekonomi yang sangat beragam.

“Pancasila bukan hanya pedoman bernegara, tetapi juga etika hidup sehari-hari. Dari cara kita menyapa tetangga, menyelesaikan persoalan lingkungan, hingga menghormati perbedaan, semuanya bisa dan seharusnya merujuk pada nilai Pancasila,” ujar Fahira Idris di sela-sela Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) di kawasan Jakarta Barat, Senin (9/2).

Fahira Idris menjelaskan bahwa banyak persoalan sosial di lingkungan warga berawal dari hal-hal sederhana, seperti miskomunikasi, kurangnya empati, atau sikap saling abai. Di sinilah Pancasila berperan sebagai pedoman etika sosial yang mengajarkan sikap saling menghormati, adil, dan beradab.

“Hidup di kota besar menuntut kita untuk lebih sadar bahwa ruang hidup kita saling berbagi. Etika bertetangga yang baik adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan rukun,” jelasnya.

Menurut Senator Jakarta ini, nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab mengajarkan warga untuk saling menghargai hak dan martabat sesama, sementara nilai Persatuan Indonesia menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah perbedaan.

Sementara, dalam kehidupan bermasyarakat, Fahira Idris menekankan pentingnya menghidupkan kembali budaya musyawarah sebagai jalan penyelesaian persoalan lingkungan. Perbedaan pendapat, menurutnya, adalah hal wajar, namun harus dikelola dengan dialog dan kebijaksanaan.

“Pancasila mengajarkan kita untuk menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin dan semangat kebersamaan. Musyawarah adalah etika sosial yang relevan hingga hari ini,” imbuhnya.

Fahira Idris menilai bahwa kemajuan Jakarta sebagai kota besar tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas hubungan sosial warganya. Lingkungan yang rukun dan saling peduli akan memperkuat ketahanan sosial kota. Jakarta akan semakin kuat jika warganya saling menghormati dan peduli. Pancasila memberi landasan agar kehidupan bermasyarakat berjalan seimbang, adil, dan inklusif.

“Pancasila akan terasa nyata jika hadir dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Dari hal-hal kecil itulah persatuan dan kedamaian sosial tumbuh,” pungkasnya. #

Related Posts

Leave a Reply

Sampaikan aspirasimu!